Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Stabil Meski Investor Khawatir Usai Pemecatan Kepala BLS
Monday, 4 August 2025 11:22 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, mempertahankan posisinya setelah mencatat penurunan sekitar 1,5% pada sesi sebelumnya. DXY diperdagangkan di sekitar 98,70 selama sesi Asia pada hari Senin (04/8).

Dolar AS melemah setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih buruk dari perkiraan yang dirilis pada hari Jumat, yang memicu reaksi pasar terhadap dua pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Para pedagang kini memperkirakan pemangkasan sebesar 63 basis poin (bps) hingga akhir tahun, naik dari sekitar 34 bps pada hari Kamis, dengan pemangkasan pertama terlihat pada bulan September.

Data Nonfarm Payrolls (NFP) AS di Amerika Serikat (AS) naik sebesar 73.000 pada bulan Juli, dibandingkan dengan peningkatan sebesar 14.000 (direvisi dari 147.000) yang terlihat pada bulan Juni. Angka ini lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 110.000. Selain itu, Tingkat Pengangguran naik tipis menjadi 4,2% pada bulan Juli dari 4,1% pada bulan Juni, sesuai perkiraan.

Kekhawatiran baru muncul setelah pemerintahan Trump memberhentikan Komisaris Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) Erika McEntarfer setelah laporan ketenagakerjaan yang lebih rendah dari perkiraan. Tindakan ini dapat menjadi strategi yang lebih luas untuk merusak kredibilitas data inflasi resmi, dengan potensi implikasi bagi pasar dan debat kebijakan The Fed.

Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu membela keputusannya dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, dengan menyatakan bahwa Komisaris BLS yang diberhentikan tersebut bertanggung jawab atas "kesalahan perhitungan terbesar dalam lebih dari 50 tahun," seraya mengutip laporan ketenagakerjaan yang mengecewakan pada hari Jumat sebagai contoh terbaru.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS